Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kesalahan Fatal Penyebab Gagal Closing #1 dan #2

#1 - TIDAK MENGUASAI PRODUK

Kesalahan ini paling mendasar dari kesalahan-kesalahan yang umum terjadi. Sebagai seorang penjual/pemasar sebuah produk maka anda tidak boleh tidak memahami produk anda.
Jika ini terjadi maka sangat wajar jika anda gagal closing. Bagaiamana anda akan menjelaskan dengan baik kepada calon pembeli jika anda sendiri belum memahami sepenuhnya produk anda.
Sebagai contoh, anda jualan jilbab tapi anda tidak tahu apa bahannya, tidak tahu ukurannya, tidak tahu warnawarnanya. Secara warna itu banyak bro.. hehe. Untuk kamu yang cowok pasti kenalnya Cuma merah, kuning, hijau,ungu. Tahu kayak apa warna tosca?? Nggak yakin.. hehe.
Yang cowok kalo mau terjun ke dunia hijab/fashion harus belajar ini dulu ya.. Haha
Nah, kalo kamu jualan hijab tapi tidak bisa menjelaskan itu semua, bagaimana calon pembelimu akan yakin dengan daganganmu? Gimana mau closing??
Ok, sekarang saya coba rincikan apa saja yang harus diketahui sebagai seorang penjual agar gampang closing;

Pahami spesifikasi produk anda

Seperti kasus diatas, jika anda jualan jilbab maka anda harus tahu spesifikasi jilbab anda dan keunggulannya. Misal, hijab instan Zahra terbuat dari bahan katun mudah dalam pemakaian dan tanpa jarum pentul.
Pahami sedetail mungkin sampai diluar kepala anda. Kalo ini saja belum selesai gimana mau closing??

Pahami kelebihan produk anda

Anda harus memahami apa kelebihan produk anda, harus spesifik dibandingkan dengan kompetitor anda. Contoh; hijab instan. Maka kelebihannya tampil cantik, modis dan syar’I tanpa ribet. Disbanding hijab biasa yang butuh waktu lama dan ribet.
Contoh lagi; Saya jual parfum custom yang dibuat berdasarkan biodata pemesannya. Kelebihannya, pembeli akan mendapatkan wangi yang khas miliknya sendiri dan tidak ada duanya di dunia ini, karena biodata orang pasti berbeda.

Sampaikan benefit bukan fitur.

Sedikit sekali penjual yang memahami ini. Kebanyakan dari kita fokus pada fitur, padahal pembeli bukan beli fitur tapi benefit
Contoh: anda menjual HP 4G. daripada anda bilang bahwa HP anda udah dilengkapi 4G lebih baik anda bilang “dengan beli HP ini anda tidak akan lagi mengalami buffer/loading saat berinternet”. Penjelasan kedua akan lebih mudah dipahami oleh calon pembeli anda.

Pahami siapa target market produk anda.

Tidak semua orang membutuhkan produk anda, maka anda harus memahami ini.
Apa gender yang membutuhkan produkmu? Tingal dimana? Umur berapa? Interes/ketertarikannya apa? Berkumpul dimana? Fans dari siapa? Incomenya berapa?
Semakin detail dan spesifik persona buyer anda akan semakin baik.
Sekarang, silahakan jawab pertanyaan saya diatas maka anda akan tahu seperti apa pembeli anda.

#2 - TIDAK MENGUASAI TRAFFIC SOURCE

Sebelum lebih jauh kita bahas dulu apa sih traffic source?? Traffic source = sumber kunjungan ke toko online anda. Ibarat sebuah usaha di sebuah ruko, maka hal terpenting adalah bagaimana mendatangkan pengunjung ke ruko tersebut.
Dalam dunia offfline makanya biasanya penjual mencari tempat yang ramai atau membuat keramaian supaya orang mau datang. Misal ngadakan konser music, nobar final piala dunia, dll. Ini dalam rangka untuk mendatangkan pengunjung ke tokonya.
Nah, di dunia bisnis online ini juga penting. Ngapain repotrepot punya toko online bagus dengan CS buanyak tapi nggak ada yang lihat tokonya? Siapa yang mau beli?? Ini kesalahan yang banyak terjadi di pebisnis online, tidak tahu bagaimana mendatangkan pengunjung ke toko onlinenya.
Nah, maka dari itu anda harus menguasai BAGAIMANA MENDATANGKAN PENGUNJUNG KE TOKO ONLINE ANDA.
Saya biasa mengkategorikan menjadi 2 sumber traffic, traffic dengan cara gratisan dan berbayar.

Cara gratisan

Berikut beberapa yang bisa anda optimasi untuk mendapatkan traffic dengan TANPA BIAYA;
  1. FB personal
  2. Instagram
  3. SEO
Saya akan jelaskan sedikit bagaimana optimasi FB dan IG untuk mendatangkan traffic, namun tidak bisa banyak karena akan sangat panjang pembahasannya. Suatu saat saya akan bahas detail persatu topiknya.
Langkah optimasi FB dan IG:
1) Memilik friend list tertarget.
Untuk closing di 2 socmed ini anda harus memiliki teman yang merupakan target market anda. Caranya add target market anda minmal setiap hari 50 orang.
2) Bangun interaksi dengan target market anda.
Karena tanpa interaksi maka sia-sia, status anda tidak akan pernah nongol di timeline mereka.
3) Bangun personal branding anda.
Simplenya, anda ingin dianggap seperti apa oleh target market anda.
4) Pahami market temperature. Akan saya bahas di
pembahasan selanjutnya.

Cara berbayar

Berikut beberapa yang bisa anda optimasi untuk mendapatkan traffic DENGAN BIAYA;
a) FB ads (Iklan di FB)
b) IG ads (Iklan di IG)
c) Adwords (Iklan di Google)

Pembahasan dari ketiganya ini harus mencakup 2 hal setidaknya. Aspek teknis cara berikalan dan mindset beriklan. Dan sepertinya sangat tidak memungkinkan saya bahas disini. Nanti akan saya siapkan pembahasan detailnya, silahkan join di channel saya, add fb saya atau subscribe email saya. Karena belum tahu dimana saya akan share materinya.. hehe
Kita lanjut, apakah kita harus menguasai semua traffic itu? Untuk sustain-nya bisnis anda, sebaiknya iya. Tapi untuk memulai cukup pilih mana yang paling cocok dengan anda dan produk anda. Yang terpenting anda harus mendatangkan traffic.
Saya sendiri pakai yang gratis dan berbayar dan saya sesuaikan dengan produk saya. Produk A dengan free traffic dan produk B dengan paid traffic.
Setelah anda berhasil mendatangkan calon pembeli ke toko anda, jangan biarkan mereka berlalu begitu saja. Karena faktanya tidak semua orang yang mengunjungi toko anda akan langsung membeli produk anda. Maka selanjutnya adalah masukkan mereka kedalam database list anda atau biasa disebut kolam prospek.
Jadi alurnya begini; Traffic >> Kolam prospek>> Toko online
Saya sendiri untuk beberapa produk lebih suka memakai Whatsapp untuk membangun kolam prospek saya.
Ilustrasinya begini:
FB/FBads >> Grup WA/List broadcast >> Toko online/jualan
Mengapa dikumpulkan di kolam WA? Ini untuk mengolah mereka supaya lebih dekat dengan kita dan akhirnya membeli produk kita

Post a Comment for "Kesalahan Fatal Penyebab Gagal Closing #1 dan #2"